Latar Belakang

rational

Pertumbuhan ekonomi sangat penting untuk mengurangi kemiskinan dan memenuhi Tujuan Pembangunan Milenium PBB, dan investasi infrastruktur merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, strategi Pemerintah Australia untuk bantuan luar negeri menekankan pada pemberian bantuan bagi mitra-mitra regionalnya guna memenuhi kebutuhan infrastruktur mereka yang paling mendesak.

IndII berasal dari Inisiatif Infrastruktur untuk Pertumbuhan (Infrastructure for Growth Initiative or IFGI) dari Australia, sebuah program yang dilaksanakan di tahun 2007 bersama dengan Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia dan lembaga multilateral lainnya, serta secara bilateral. IndII dikonsepkan dalam kerangka IFGI, dan fokus IFGI - membantu para pemerintah mitra regional untuk meningkatkan kebijakan infrastruktur mereka dan membiayai infrastruktur prioritas tinggi untuk mencapai manfaat ekonomi dan sosial yang kuat - tercermin dalam desain asli dari IndII.

IndII tahap pertama beroperasi dari tahun 2009 hingga 2011. Dasar pemikirannya, yang masih tetap sama sampai hari ini, menyatakan bahwa, "IndII akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi baik secara langsung maupun tidak langsung – secara langsung dengan membiayai langkah-langkah penting dalam pengembangan proyek infrastruktur dan implementasinya, serta melalui peningkatan pendanaan. Namun dampak jangka panjang IndII yang terbesar terhadap pertumbuhan mungkin datang secara tidak langsung melalui upaya untuk mengurangi ketidakpastian dalam kebijakan dan lingkungan peraturan dan meningkatkan kapasitas lokal dalam hal investasi dan pengelolaan infrastruktur. IndII mendukung baik pemerintah pusat maupun daerah untuk menghilangkan hambatan-hambatan dalam investasi infrastruktur dan penyediaan layanan yang efisien. "

Masing-masing sektor yang menjadi prioritas kegiatan IndII - air dan sanitasi, transportasi, dan kebijakan infrastruktur dan investasi - memiliki peran khusus dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Pasokan air dan infrastruktur sanitasi, khususnya di daerah perkotaan, sangat penting bagi industri serta kesehatan dan kesejahteraan individu dan oleh karena itu tenaga kerja. Sebuah sistem transportasi modern yang meliputi jaringan jalan, pembangunan pelabuhan, konektivitas multimodal dan mobilitas perkotaan sangatlah penting untuk akses pasar. Perbaikan dalam pembiayaan dan peraturan melandasi keberhasilan di masing-masing bidang itu, serta mendorong terjadinya investasi swasta yang lebih besar di negara tersebut.

Karya IndII telah dibangun di atas keberhasilan inisiatif Australia dan multilateral lainnya di Indonesia, termasuk, dari Pemerintah Australia, Technical Assistance Management Facility (TAMF/Fasilitas Manajemen Bantuan Teknis) dan Eastern Indonesia National Roads Improvement Project (EINRIP/Proyek Peningkatan Jalan Nasional Indonesia Timur), dan berbagai inisiatif di bidang air dan sanitasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan Bank Dunia.

Menindaklanjuti selesainya Tahap 1, IndII diperpanjang untuk tahap kedua dan awalnya dijadwalkan beroperasi hingga Juni 2015. Melihat bahwa IndII terus memenuhi harapan sebagai mekanisme efektif yang dapat menjadi kendaraan utama bagi investasi jangka panjang di bidang infrastruktur oleh Pemerintah Australia selama dekade berikutnya, sekarang ini diharapkan untuk beroperasi hingga 2017.