Prakarsa Infrastruktur Indonesia (IndII) saat ini berada pada fase kedua, yang akan berakhir pada akhir Januari 2017. Fase pertama IndII telah berakhir pada bulan Juni 2011 melalui sebuah acara rangkuman program pada acara penutupan Fase I. Klik (disini) untuk melihat tabel ringkasan kegiatan IndII fase 1 dan (disini) untuk tabel ringkasan rencana kegiatan pada fase II.

Tata Kelola di Sektor Air Minum 

photo NTT NTB program (for water sector governance)Untuk mendukung target Pemerintah Indonesia dalam menyediakan 100 persen akses air minum yang sehat, IndII berkomitmen untuk mendampingi pemerintah daerah dan instansi terkait air minum untuk meningkatkan praktik tata kelola mereka agar layak mendapatkan hibah dan pinjaman yang terjangkau. Program air minum dan sanitasi IndII melaksanakan berbagai kegiatan di bidang tata kelola air minum berikut ini : 

Tata Kelola Air Minum di NTT/NTB

Program tata kelola IndII yang inovatif dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan eksternal PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). Seringkali, hubungan dengan PDAM, institusi pemerintah daerah dan masyarakat umum tidak terjalin dengan baik untuk dapat memaksimalkan kualitas layanan yang dihasilkan. Program ini telah mengupayakan keterlibatan berbagai pihak untuk  meningkatkan pelaksanaan layanan air minum dengan menggunakan kontrak sosial untuk meningkatkan kualitas lingkungan eksternal PDAM dengan menyelaraskan kepentingan berbagai kelompok masyarakat.

Program HIPPAMs (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum dan Sanitasi) atau CBO

Program tersebut diselenggarakan dari tahun 2009 hingga tahun 2015, kegiatan ini menyediakan pendampingan teknis dan hibah bagi 25 pemerintah daerah dan 1,500 HIPPAMs untuk mengembangkan kapasitas HIPPAMs untuk mengelola sistem penyediaan air minum. Pada akhir Juni 2015, 20 dari 22 HIPPAMs telah sukses meraih tujuan program dan kurang lebih dana sebesar A$100,000 dalam Hibah Kinerja telah dimanfaatkan. Setelah program ini berakhir, satu HIPPAMs telah mendapatkan pinjaman berikutdan dua Hippams lainnya juga telah memperoleh pinjaman lain.

WSSI (Water Sanitation Service Index)

Sebuah indeks yang rinci mengenai kinerja daerah di sektor air minum dan sanitasi saat ini dilaksanakan IndII sebagai program WSSI untuk pemerintah daerah (Pemda). Sebuah survei telah dilakukan pada sekitar 300 rumah tangga di 100 Pemda untuk mengukur persepsi konsumen dan kualitas kinerja di bidang air minum dan sanitasi. Indeks ini dikombinasikan dengan data keras (kuantitatif) untuk mempertimbangkan efektivitas praktik yang dilakukan Pemda di sektor tersebut. Tujuan program ini adalah untuk memacu perbaikan layanan yang tengah dilakukan dengan mendorong warga setempat agar semakin peduli dengan kualitas layanan dan menuntut hasil yang lebih baik, yang mengarah pada peningkatan akuntabilitas dan praktik Pemda yang lebih baik lagi.