Cara mengoperasikan cctv dari jarak jauh

Anda Berlokasi di Jakarta , Butuh Jasa Pasang CCTV di Jakarta ? Hubungi BAIHAQI : 0821-8486-9669 ( WA/TELP) , PROFESIONAL , MURAH dan BERGARANSI.DenganBanyak Pilihan Paket CCTV.

Hallo teman-teman, pada kali ini admin akan menjelaskan tentang Cara Mengoperasikan CCTV Dari Jarak Jauh, Simak sebagai berikut. Dengan adanya koneksi internet, kini CCTV dapat di pantau melalui jarak jauh atau luar jaringan. Ada beberapa metode yang dapat di pakai supaya CCTV kita dapat di akses dari jarak jauh, Sebagai berikut.

1. Cloud Access

Cloud Access merupakan fitur yang biasanya di sediakan oleh vendor cctv agar perangkat kita dapat di akses melalui jarak jauh. Tak perlu memiliki ketrampilan teknis jaringan yang mendalam agar bisa menyeting cloud access, sehingga saat mudah digunakan bagi user awam.

Berikut kelebihan dan kelemahan cloud access :

– Mudah di setting

– Tidak berbayar (Free)

– Keamanan data lebih rentan untuk terkena hack

– Akses menjadi lambat apabila Server Cloud Access di akses banyak orang.

2. Port Forwading / NAT (Network Address Translation)

Cara kedua adalah dengan menggunakan teknologi port forwading / NAT, memberikan akses ke cctv lebih cepat karena kita menggunakan koneksi internet kita sendiri agar cctv dapat di akses melalui jarak jauh.

Berikut kelebihan dan kelemahan memakai port forwading :

– Direct akses langsung ke perangkat.

– Koneksi saat akses ke perangkat cctv lebih cepat

– Membutuhkan IP Public (Biaya penyedia internet lebih mahal).

– Membutuhkan layanan DynDNS jika IP Public dinamic.

3. VPN (Virtual Private Network)

Cara ketiga adalah menggunakan VPN, dengan menggunakan VPN akses perangkat ke CCTV lebih aman karena koneksi kita sudah di enkripsi.

Berikut kelebihan dan kekurangan saat kita memakai VPN untuk akses ke CCTV :

– Akses lebih aman karena data kita sudah di enkripsi

– Fitur keamanan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan

– Perlu ketrampilan lebih untuk melakukan setting VPN dan Butuh perangkat jaringan yang mendukung fitur VPN.

– Akses lebih rumit karena adanya proses autentifikasi.

Kamu ingin memasang cctv dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik? Disini aja, kami menyediakan banyak pilihan cctv sesuai keinginan kamu, dengan kualitas jangan ditanya lagi sudah pasti terbaik dan bagus. Kami juga menyediakan Jasa Pemasangan CCTV se jabodetabek. read more

Sejarah Masjid Baiturrahman

Sejarah Masjid Baiturrahman  Hampir 150 tahun yang lalu, Masjid Agung Baiturrahman, Aceh, direbut dan dibakar oleh Belanda. Tepatnya, 10 April 1873, ketika pasukan Belanda melancarkan serangan besar-besaran dalam upaya membalas kekalahan mereka sebelumnya. Akan tetapi dalam pertempuran tersebut tidak hanya wilayah Aceh saja yang menjadi tujuan mereke, tetapi masjid Baiturrahman. Selain disita, rumah ibadah kebanggaan Aceh ini juga dibakar sebagian.

Sontak, hal ini memicu masyarakat Aceh yang rela syahid untuk merebut kembali masjid tersebut. Apalagi masyarakat Aceh juga melakukan pelanggaran berat terhadap penjajah. Akibatnya, pertempuran tak terhindarkan pada 14 April 1873. Mengutip buku History of Mosques in Indonesia karangan Abdul Baqir Zein, dalam pertempuran itu Pemerintah Belanda mengalami kerugian yang sangat besar.

Apalagi saat pemimpin mereka, Mayjen J.H.R Kohler tewas di tangan pasukan Aceh. Tidak hanya pimpinan puncak, Belanda juga kehilangan delapan perwira dan 397 prajurit, selain itu 405 orang lainnya luka-luka, termasuk 23 perwira.

Bangunan baru ini dirancang oleh seorang Belanda bernama Gerrit Bruins dari Van Vurgelijke Department Openbare Werken Batavia. Selain itu, pembangunan juga dibantu oleh seorang letnan yang juga merupakan kontraktor asal China bernama Lie A Sie.

Pembangunan kembali masjid menelan biaya sekitar 203 ribu gulden. Pendanaan sebagian besar berasal dari bahan bangunan yang didatangkan dari berbagai daerah. Beberapa material yang dikenal adalah marmer dari China, jendela besi dari Belgia, kayu dari Myanmar dan pilar dari Surabaya. Selain beberapa lainnya yang berasal dari Pulau Penang.

Meski diwarnai perdebatan, pembangunannya selesai pada tahun 1881. Saat itu jumlah kubah masih satu. Hingga akhirnya pada tahun 1935, masjid diperluas dengan penambahan dua kubah di kiri dan kanan sehingga jumlahnya menjadi tiga.

Setelah Indonesia merdeka, pemerintah lebih menaruh perhatian besar terhadap masjid Baiturrahman. Pada tanggal 31 Oktober 1957, dua kubah ditambahkan di bagian belakang dan total lima kubah pada saat itu. Pembangunannya selesai pada tahun 1967. Mengutip dari Eksplorasi Ujung Barat Indonesia oleh Muna Sungkar, mengatakan bahwa luas bangunan masjid ini adalah sekitar 4760 meter persgi. Jumlah kubah kini bertambah menjadi tujuh, serta empat menara dengan tujuh pintu masuk. read more